Senin, 06 April 2020

Pengertian dan Ruang Lingkup Manajemen Strategis


Pengertian dan Ruang Lingkup

Manajemen Strategis

Pengertian Manajemen Strategis

Menurut Fred R. David (2004:5), Manajemen Strategis adalah ilmu mengenai perumusan, pelaksanaan dan evaluasi keputusan-keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi mencapai tujuannya. Menurut Husein Umar (1999:86),  Manajemen strategik sebagai suatu seni dan ilmu dalam hal pembuatan (formulating), penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating) keputusan- keputusan startegis antara fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuannya pada masa mendatang.
Lawrence R. Jauch dan Wiliam F. Gluech (Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan, 1998), menulis, Manajemen Strategik adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada penyusunan suatu strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu mencapai sasaran perusahaan. Wheelan dan Hunger (Strategic Manajemen and Business Policy Massachuset, 1995) : Manajemen strategik adalah suatu kesatuan rangkaian keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.


Jadi... gampangnya nih teman-teman, Manajemen strategis adalah seni dan ilmu penyusunan, penerapan, dan pengevaluasian keputusan - keputusan. Manajemen strategis ini berfokus pada proses penetapan tujuan organisasi, pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran, serta mengalokasikan sumber daya untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan. 
Bayangkan aja nih teman-teman, kalau kalian naik motor tapi belum tau arah dan tujuannya mau kemana pasti akan membuat kalian bingung, capek, dan bensin malah habis engga karuan. Ups... gimana kalau kalian engga bisa pulang gara-gara bensinnya abis di tengah jalan. Engga lucu kan??
Tercakup di dalamnya mengenali dan menganalisa lingkungan, memformulasi strategi, mengimplementasikan strategi dan melakukan evaluasi berikut pengendalian.
1.       Manajemen strategi diwujudkan dalam bentuk perencanaan berskala besar mencakup seluruh komponen dilingkungan sebuah organisasi yang dituangkan dalam bentuk rencana strategis (Renstra) yang dijabarkan menjadi perencanaan operasional, yang kemudian dijabarkan pula dalam bentuk program kerja dan proyek tahunan.
2.       Renstra berorientasi pada jangkauan masa depan
3.       Visi, misi, pemilihan strategi yang menghasilkan strategi induk, dan tujuan strategi organisasi untuk jangka panjang merupakan acuan dalam merumuskan rencana strategi, namun dalam teknik penempatannya sebagai keputusan manajemen puncak secara tertulis semua acuan tersebut terdapat di dalamnya
4.       Renstra dijabarkan menjadi rencana operasional yang antara lain berisi program-program operasional termasuk proyek-proyek, dengan sasaran jangka sedang masing-masing juga sebagai keputusan manajemen puncak
5.       Penetapan renstra dan rencana operasi harus melibatkan manajemen puncak karena sifatnya sangat mendasar/prinsipil dalam pelaksanaan seluruh misi organisasi, untuk mewujudkan, mempertahankan dan mengembangkan eksistensi jangka sedang termasuk panjangnya
6.       Pengimplementasian strategi dalam program-program termasuk proyekproyek untuk mencapai sasarannya masing-masing dilakukan melalui fungsifungsi manajemen lainnya yang mencakup pengorganisasian, pelaksanaan, penganggaran dan kontrol

Dimensi Manajemen Strategik

1.       Dimensi waktu dan orientasi masa depan
2.       Dimensi Internal dan Eksternal
3.       Dimensi Pendayagunaan Sumber-Sumber
4.       Dimensi Keikutsertaan Manajemen Puncak
5.       Dimensi Multi Bidang

Terminologi Terkait

1.       Manajemen strategi - adalah suatu proses pengambilan keputusan dan tindakan yangmengarah kepada pengembangan strategi yang efektif atau yang membantu perusahaan mencapai tujuannya.
2.       Kebijakan perusahaan - Kebijakan umum perusahaan yang melihat ke dalam (inward looking) untuk mengintegrasikan aktivitas dan fungsi perusahaan secara tepat
3.       Keputusan strategi - keputusan ini berkaitan dengan definisi bisnis, produk
dan pasar yang akan dilayani, fungsi yang akan dilaksanakan, dan kebijakan utama
4.       Kebijakan - adalah rumusan yang disiapkan dan berfungsi sebagai pedoman internal organisasi untuk bertindak

Perkembangan Manajemen Strategik

1.       Basic Financial Planning
2.       Forecast Based Planning
3.       Externally Oriented
4.       Strategic Planning
5.       Strategic Management

Tantangan Manajemen Strategik

1.       European Union (EU) yang telah memberlakukan mata uang sendiri yaitu Euro
2.       Economic integration yang dikenal dengan North American Free Trade Agreement (NAFTA)
3.       Perdagangan bebas antara negara Argentina, Brazil, Uruguay, dan Paraguay
4.       Asosiasi negara Asia Timur yang dikenal dengan nama South East Asian Nations (ASEAN)

Tahapan dalam Manajemen Strategik (Fred R. David, 2004:6-7)

1.       Perumusan strategi : Meliputi kegiatan untuk mengembangkan visi dan misi organisasi, mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal organisasi, menentukan kekuatan dan kelemahan internal organisasi, menetapkan tujuan jangka panjang organisasi, membuat sejumlah strategi alternatif untuk organisasi, serta memilih strategi tertentu untuk digunakan
2.       Pelaksanaan strategi : Mengharuskan perusahaan untuk menetapkan sasaran tahunan, membuat kebijakan, memotivasi karyawan, dan mengalokasikan sumber daya sehingga perumusan strategis dapat dilaksanakan.
3.       Pelaksanaan strategis mencakup pengembangan budaya yang mendukung strategi, penciptaan struktur organisasi yang efektif, pengarahan kembali usaha–usaha pemasaran, penyiapan anggaran, pengembangan dan pemanfaatan sistem informasi, serta menghubungkan kompensasi untuk karyawan dengan kinerja organisasi
4.       Evaluasi strategi : Tahap ini merupakan tahap akhir dari manajamen strategik tiga kegiatan pokok dalam evaluasi strategi adalah : Mengkaji ulang faktorfaktor eksternal dan internal yang menjadi landasan perumusan strategi yang diterapkan sekarang ini. Kemudian mengukur kinerja, melakukan tindakantindakan korektif. Evaluasi strategi perlu dilakukan karena keberhasilan saat ini bukan merupakan jaminan untuk keberhasilan di hari esok.

Strategi Besar (Grand Strategy)

1.       Pertumbuhan (Growth) - dapat dilakukan secara internal meliputi pengembangan dari produk baru atau produk lama yang mengalami perubahan dan secara eksternal dengan memperoleh tambahan divisi bisnis atau diversifikasi yang artinya mengakuisisi bisnis yang terkait dengan lini produk saat itu
2.       Stabilitas (Stability) atau Strategi Diamartinya adalah bahwa organisasi ingin tetap berada pada ukurannya yang sama atau tumbuh perlahan dengan cara-cara yang masih dapat dikendalikan
3.       Pemangkasan (Retrenchment) - berarti organisasi terpaksa melalui periode terjadinya penurunan dengan penyusutan unit bisnis yang ada saat ini atau menjual atau melikuidasi keseluruhan unit bisnis

Strategi Global (Global Strategy)

1.       Strategi Globalisasi (Globalization Strategy) - merupakan standarisasi rancangan produk dan strategi periklanan di seluruh dunia
2.       Strategi Multidomestik (Multidomestic Strategy) - adalah modifikasi desain produk dan strategi periklanan untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik dari masing-masing negara. Maksudnya adalah perusahaan multinasional ada di sejumlah negara, namun periklanan dan rancangan produknya disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing negara
3.       Strategi Transnasional (Transnational Strategy) - yaitu strategi yang mengkombinasikan koordinasi global untuk meraih efisiensi dengan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan spesifik pada berbagai negara Tingkatan Strategi
1.       Strategi Tingkat Perusahaan (Corporate Strategy)  Ditetapkan oleh tingkat manajemen tertinggi di dalam organisasi dan mengarah kepada bisnis apa yang akan dilakukan serta bagaimana sumber daya dialokasikan di antara bisnis tersebut. Strategi korporasi secara umum melibatkan tujuan jangka panjang yang berhubungan dengan organisasi secara keseluruhan dan investasi keuangan secara langsung.
2.       Strategi Tingkat Bisnis (Business Strategy) - Ditetapkan oleh masingmasing unit bisnis strategi (Strategy Business Unit=SBU). Strategi bisnis biasanya diformulasikan oleh manajer tingkat bisnis melalui negosiasi dengan manajer korporasi dan memusatkan kepada bagaimana cara bersaing dalam dunia bisnis yang ada. Strategi bisnis harus melalui dan diperoleh serta didukung oleh strategi korporasi.
3.       Strategi Tingkat Fungsional (Functional Strategy) – Mempunyai lingkup yang lebih sempit lagi dibandingkan strategi korporasi dan strategi bisnis. Berhubungan dengan fungsi bisnis seperti fungsi produksi, fungsi pemasaran, fungsi SDM, fungsi keuangan, fungsi riset dan pengembangan (R&D). Strategi fungsional harus mengarah kepada strategi bisnis dan konsep mereka yang paling utama adalah tergantung kepada hasil jawaban bagaimana cara menerapkannya.

Manajemen Strategik dan Daya Saing

Strategi didefinisikan sebagai sekumpulan komitmen dan tindakan yang terkoordinasi yang dirancang untuk mengeksploitasi kompetensi ini dan mencapai keunggulan bersaing. Apa Maknanya Daya Saing Bagi Satu Bangsa.

Manajemen Strategik dan Kaitannya dengan Daya Saing

1.       Stategic flexibility adalah sekumpulan kemampuan yang digunakan untuk merespon berbagai permintaan dan kesempatan dalam lingkungan yang kompetitif, dinamis, dan tidak menentu.
2.       Strategic intent adalah pengelolaan sumberdaya, kemampuan, dan kompetensi inti perusahaan untuk mewujudkan tujuan perusahaan pada lingkungan yang kompetitif.
3.       Strategic mission adalah pernyataan unik dengan lingkup dan operasi perusahaan dari sisi produk dan pasar. Satu perusahaan yang berhasil merumuskan ini dengan baik akan memberikan jaminan kepada pelanggan barang dan jasa apa yang akan dapat diperolehnya dari perusahaan yang bersangkutan.

Kecenderungan Golbal

1.       Penggunaan Internet dalam mentransformasikan diri satu perusahaan kepada lingkungannya secara lebih luas.
2.       Akses pasar dan merek perusahaan berubah menghilangkan peran para perantara pada pasar tradisional
3.       Penyeimbangan kekuatan semakin bergeser ke arahpelanggan
4.       Persaingan terjadi bukan melulu pada tingkat pelaksana, akan tetapi pada tingkat fungsional.
5.       Perubahan bentuk bisnis yang berubah secara drastis
6.       Perusahaan yang menggunakan pemakaian internet dalam proses pembelian perusahaan melampaui batasan tradisional perusahaan
7.       Pengetahuan lebih menjadi dasar penentuan keunggulan kompetitif daripada ketersediaan sumberdaya alam yang melimpah

Makna Lain dari Strategi

1.       Strategi sebagai satu perencanaan (plan)
2.       Strategi sebagai lompatan (ploy)
3.       Strategi sebagai pola (pattern)
4.       Strategi sebagai pengambilan posisi (position)
5.       Strategi sebagai persepsi (perception)

...............................................
Terimakasih

Sumber :
https://moestopo.ac.id/wp-content/uploads/2016/09/MANAJEMEN-STRATEGIK-Oleh-Dr.-Taufiqurokhman.-M.Si_.pdf
.
.
.
.
.
#jawabannyaadalah
#tanyaaku
#manajemen
#manajemenstrategis
#dirumahaja

1 komentar: